Keringat yang Mengubah Kondisi Perempuan Pengusaha Mikro

Siang itu, tatkala matahari menyengat kulit tapi tak menyrutkan pengurus koperasi dan pendamping dari YSKK untuk belajar pengalaman dari perempuan lain. Ketemulah pada siang itu dengan Ibu Suhirto dari Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Beliu adalah pelaku UMKM dengan produk olahan aneka tuna.

            Dalam perbincangannya beliu bercerita bahwa usah tersebut ada dan bisa sukses berawal dari melimpahnya tuna di pengelolaan ikan yang tidak dikelola dengan baik. Kebanyakan tuna hasil dari laut hanya diekspor dan dikonsumsi seperti biasa. Kemudian selain itu beliu sebagi ibu rumah tangga dengan melihat para istri atau ibu-ibu dilingkungannya yang hanya gossip, bersolek dan gak produktif akhirnya dia mengawali usaha tersebut. Meskipun beliu adalah istri seorang TNI angkatan Laut, tapi beliu tidak ingin tergantung pada suami. Kerana gaji suami jika digunakan untuk biaya hidup, sekolah dan memenuhi kebutuhan lain, Itu tidak mencukupi.

            Diawal usahanya, beliu selalu bangun jam 3 pagi kemudian pergi ke pasar Bringharjo Kota Yogyakarta untuk menjual produknya. Diawal usahanya pendapatan yang diperoleh tidak sebegitu banyak. Kemudian lama perjalannya usaha akhirnya terdapat pejabat dari Dinas PERINDAGKOP provinsi mengetahui aktivitas tersebut. Dimana pada akhirnya Ibu Suhirto menjadi icon bagi pengembangan produk olahan laut. Selanjutnya, beliu sering dilibatkan dalam acara kedinasan dan banyak produk yang diakses dan dipromosikan oleh orang-orang dinas. Sehingga pada akhirnya produknya telah tersebar dibeberapa pulau di Indonesia.

Kemudian ketika berbicara pemasaran, beliu sebelumya telah menjalin beberapa pasar modern yang cukup besar di wilayah Indonesia. Hanya saja karena perputaran uang sangat lambat dan kebanykan pasar modern tidak mau menanggung resiko serta harga ditekan serendah mungkin pada akhirnya kerjasama yang dibangun beliu batalkan. Sekarang beliu focus pada permintaan pesanan dan itupun beliu masih kuwalahan.

            Untuk lebih lanjutnya beliu akan dijadikan narasumber dalam dialog interaktif di radio kerjasama antara YSKK, Dinas PERINDAGKOP & ESDM Kabupaten Gunungkidul serta radio Handayani 106,6 FM.

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Keringat yang Mengubah Kondisi Perempuan Pengusaha Mikro

  1. yskksolo says:

    Please you share the contact address for KM, and can be data base list contact

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s