Sepenggal Informasi: Akses Modal Bagi UMKM

Kamis, 18 April 2013 adalah agenda siaran radio kampanye ekonomi kerakyatan di Radio Handayani, Wonosari Gunungkidul Yogyakarta. Dimana dalam siaran ini dalam rencana menghadirkan narasumber dari YSKK (Ana Susi Yuniasri), pelaku UMKm (Tri Yarsini) dan dari Dinas PERINDAGKOP & ESDM Kabag Perdagangan (Bpk Maryadi). Adapun tema yang diangkat adalah menelusur akses modal bagi UMKM.

Sayang sangat disayangkan narasumber dari Dinas PERINDAGKOP & ESDM Kabupaten Gunungkidul tidak bisa hadir dikarenakan narasumber yang di disposisikan lupa. Sehingga dalam diskusi atau dialog interkatif hanya di Hadiri 2 narasumber yaitu dari YSKK (Ana Susi Yuniasri) dan dari pelaku UMKM (Tri Yarsini). Kemudian sangat disayangkan lagi 40 menit waktu diskusi berjalan dan terdpat 1 orang penannya tiba-tiba listrik mati. Sehingg dialog intekatif tidak bisa diteruskan karena pihak radio belum mempunyai jenset.

Meskipun demikian sedikit banyak terdapat informasi terkait alur modal yang bisa diakses oleh pelaku UMKM baik itu yang melalui pemerintah Maupin melalui BUMN. Adapun sekilas peta permodalan d Gunungkidul adalah sebagai berikut:

  1. Melaui Pemerintah

–          Bansos (bantuan Sosial). Dimana pelaku UMKM yang ikut bergabung dalam Koperasi Wanita Karya Perempuan Mandiri, koperasikan diajukan dalam program memperleh dana BANSOS

–          Pinajam lunak melalui APBD provinsi dengan bunga 3% pertahun dan koperasi juga sedang diajukan

–          Pinjaman Dana Bergulir dari Kemntrian bagi koperasi

–          Program PNPM dll

  1. Melalui BUMN

–          KUR(Kredit Usaha Rakyat), dimana seluruh Bank BUMN mempunyai program tersebut dan para pelaku UMKM bisa mengaksesnya ke Bank tersebut.

–          Pinjaman Bagi Usahawan Muda melalui beberapa Bank BUMN dll

Dari beberapa alur modal untuk para pelaku UMKM tersebut, sebagian besar pelaku UMKM telah mengaksesnya. Hany saja kadang para pelaku UMKM terkendala terkait dengan pengembangan ushanya.

Pasca Dialog Interkatif

Perjalannan dilanjutkan dengan konsultasi ke Dinas Peternakan dan Dinas PERINDAGKOP & ESDM. Dimana tujuan dari kunjungan tersebut adalah assessment terkait dengan ternak kambing bagi KOPWAN_MUP dan menanyakan terkait proposal pengajuan peralatan di Dinas bagian Perindustrian.

Hasil dari koordinasi dari dinas Peternakan karena baru ada temanyang meninggal pada akhirnya sebagian besar staf malakukan takziah dan kami diarahkan untuk ke UPT Peternakan di Karangmojo. Kemudian hasil koordinasi dengan Dinas PERINDAGKOP & ESDM diperoleh informasi bahwa proposal pengajuan peralatan telah dimasukan dan akan keluar pada tahun 2014. Sementara apabila ada kebutuhan kelompok terkait alat untuk berproduksi, kelompok bisa mengajukan proposal lagi sebelum bulan Agustus. Kemudian selain itu banyak informasi terkait dengan aktivitas perindustrian dimana pendamping mendapatkan buku terkait dengan peta industry di Kabupaten Gunungkidul.

Surakarta, 23 April 2013

Yuliana

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s