Geliat Perempuan Tepus, Gunungkidul Dalam Mengikuti Orientasi Belajar Sekolah Kepemimpinan Perempuan

Orientasi Belajar bagi calon wajib belajar Sekolah Kepemimpinan Perempuan adalah sebuah awal untuk mengetahui sejauh mana motivasi perempuan untuk mengikuti sekolah. Selain itu dengan orientasi belajar calon siswa atau sering disebut Warga Belajar lebih memahami tujuan, out put, proses, dan aturan-aturan didalam sekolah.

Rabu, 1 Mei 2013 adalah waktu orientasi belajar bagi calon warga belajar sekolah Kepemimpinan di Kecamatan Tepus. Adapun proses dan hasil dalam orientasi adalah sebagai berikut;

  1. Fasilitator menyampaikan latar belakang adanya Sekolah Kepemimpinan Perempuan baik dalam konteks internasional, nasional, daerah maupun desa.
  2. Fasilitator menjelaskan tujuan dari Sekolah Kepemimpinan Perempuan.
  3. Fasilitator menjelaskan hasil dan keluaran Sekolah Kepemimpinan Perempuan

Adapun tanggapan dari peserta adalah sebagai berikut:

a. Setelah SKP, apakah peserta SKP secara individu mampu mengakses informasi yang ada di desa.

b. Untuk bisa berperan di public harus membangun kepercayaan dengan suami yaitu dengan komunikasi yang baik.

c. Membangun kesadaran

d. Berkepribadian yang baik.

4. Fasilitator menjelaskan materi yang dipelajari dalam Sekolah Kepemimpinan Perempuan.

Tanggapan:

Kasmi; Kedepan untuk setting tempat bunder atau model U biar gak jenuh

Murniati: Pendidikan politik sudah masuk materi belum ( Fasilitator menjawab: secara tidak langsung sudah masuk didalam materi)

Bu Lurah : materi harus mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kasmi: kedepan kita akan tahu celah-celah informasi yang bisa diakses

5. Fasilitator menjelaskan apa-apa yang akan diperoleh dalam Sekolah Kepemimpinan Perempuan.

Tanggapan: sertifikat ada JPL (Jam Pelajaran)

6. Fasilitator menjelaskan Metode dalam Sekolah Kepemimpinan Perempuan

7. Fasilitator menjelaskan siapa saja yang bisa menjadi peserta Sekolah Kepemimpinan Perempuan.

8. Fasilitator menjelaskan Waktu & tempat Sekolah Kepemimpinan Perempuan dilaksanakan.

9. Fasilitator menjelaskan siapa saja yang akan menjadi narasumber.

10. Fasilitator menjelaskan dukungan/ kontribusi apa yang diberikan oleh YSKK

Tanggapan: peserta minta ada alat tulis untuk peserta dan transport (Fasilitator menjelaskan untuk alat tulis akan dikomunikasikan dengan lembaga akan tetapi untuk transport tidak ada

11. Fasilitator menjelaskan ketentuan (aturan) bagi peserta Sekolah Kepemimpinan Perempuan

12. Fasilitator menjelaskan rencana setelah pertemuan

13. Fasilitator meminta untuk masing-masing desa mengirimkan 10 peserta untuk mengikuti Sekolah Kepemimpinan Perempuan.

Hasil

Sidoharjo Tepus
  1. Ari Wijayanto
  2. Siti Sulasmi
  3. Martatik
  4. Ariyani Yuliastuti
  5. Sumantiar
  6. Sukasmi
  7. Heni Dwi Hastuti (Coordinator
  8. Murniyati
  9. Sri Handayani
  10. Tri Murtini
  1. Ch. Endarmi
  2. Karyati
  3. P. Bekti Kuswarina
  4. Ika Fitriyani
  5. Sarmi
  6. Supine
  7. Sumarsih
  8. Supartilah
  9. Sywarsi
  10. Wasiyem (Coordinator)

14. Fasilitator menyampaikan tugas coordinator, diantaranya adalah; menyampaikan segala informasi yang bersangkuatan dengan SKP dan mengkoordinir persiapan kelas.

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s