Pendampingan Koperasi#17

Rabu, 22 Mei adalah hari yang sangat super sibuk bagi perempuan di Desa Semin. Dimana ketika tempat dipakai untuk pemilihan BPD itu tak jadi masalah bagi perempuan untuk mencari tempat lain. Dengan semangat yang luar biasa akhirnya pengurus pra koperasi sekar arum berbagi job untuk melaksanakan aktivitas yang telah dijadwalkan sebelumnya yaitu pelatihan membuat intip dan membuat proposal pengajuan alat kedinas perindustrian.

Dengan Penuh canda dan gojekan akhirnya pembuatan intip beras dan pembuatan proposal berjalan dengan lancer. Tiodak kalah menariknya diwilayah sasaran program yang lain yaitu Koperasi Wanita Karya Perempuan Mandiri telah melakukan pemberkasan untuk pencairan dana bansos. Selain itu produk koperasi diikutsertakan dalam pameran di HUT Gunungkidul dan pameran di JEC mewakili produk dari Kabupaten Gunungkidul.

Dari aktivitas-aktivitas tersebut dapat diambil pelajaran bahwa dengan keterbatasan SDM yang pendidikannya kurang baik dan keterbatasan tempat tidak selalu mematahkan semangat kaum perempuan baik di Kecamatan Semin maupun Kecamatan Ngawen. Mereka akanselalu berusaha dan tidak akan patah semangat. Mereka mau belajar, mereka mulai belajar mandiri dan mereka mempunyai kemauan yang kuat untuk berusaha.

This entry was posted in Catatan Lapangan, Pra Koperasi Sekar Arum and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pendampingan Koperasi#17

  1. womenwindow says:

    Catatan:
    Untuk Pra Koperasi Sekar Arum:
    1. Berapa jumlah perempuan/anggota yang terlibat dalam kegiatan pelatihan teknis dan pembuatan proposal? Berapa % dari anggota pra koperasi secara keseluruhan
    2. Ceritakan tentang proposal apa? bagaimana proses kamu mendampingi pembuatan proposal?
    3. Apa tindak lanjut yang disusun bersama dengan mereka dari:
    a. Setelah pelatihan intip
    b. Pengajuan proposal?
    4. Apa agenda lanjutanmu untuk mendampingi proses di atas?
    5. Apa komentar-komentar inspiratif mereka ketika melakukan kedua hal tersebut?

    Untuk KPM:
    1. Ceritakan apakah ada kesulitan/tantangan ketika pemberkasan?
    2. Apa persiapan yang sudah dirancang pameran? Dan apa ada perencanaan penambahan nilai lebih dari produk sehingga competitive?
    3. Menurutmu apa yang bisa disupport YSKK terkait dengan rancangan?

    Ok. I am waiting your interesting story.🙂

    • yskksolo says:

      1. jumlah anggota yang hadir sejumlah 24 dari 37 anggota yang sudah terdaftar. atau64%
      2. proposal pengajuan alat ke dinkop. prosesnya mereka saya minta menganalisa alat apa yang menjadi kebuthuan mereka dan sekalian mengetik.karena sudah tak kasih contoh proposal
      3. setelah pelatihan terdapat anggota yang akan menindaklanjuti dan akan dibawa ke pertemuan.jika bagus akan dihubungkan dengan KOPWAN_KPM dan dijual di pasar dan toko-toko terdekat. kemudian pengajuan proposal akan dimasukan ke dinas sesegera mungkin bersama pendamping.
      4. memfasilitasi pengurus untuk memasukan prposal ke dinas dan pemastian produk layak jual.
      5. mereka senang dan harapannya 2 bulan sekali ada pelatihan pengolahan potensi lokal
      untu KPM
      1. cuma teknis karena tidak punya laptop atau komputer
      2. pameran sudah berjalan dan bergabung dalam Aspemako
      3. tidak perlu suport….karena mereka dirasa sudah cukup mandiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s