Pendampingan Koperasi#23

Senin, 15 Juli 2013 adalah hari dimana Pertemuan Anggota Koperasi Wanita Mitra Usaha Perempuan Dusun Gununggambar Desa Kampung Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul. Dengan penuh semangat menjelajahi jalan yang berliku dan menanjak saya melakukan pendampingan bersama dengan teman saya. Karena medan yang cukup menanjak akhirnya temen saya, saya minta untuk jalan kaki.

Sesampainya dilokasi ternyata ada salah satu anggota keluarga dari anggota koperasi yang meninggal. Sehingga acara pertemuan diundur sampai jam setengah 12. Saya bersama dengan teman saya akziah di rumah anggota yang anggota keluarganya meninggal. Dimana anggota keluarga yang meninggal adalah bapaknya. Karena Mayoritas penduduk Gununggambar adalah Hindu salah satunya adalah beliu yang meninggal maka acara yang digunakanpun adalah menggunakan adat Hindu. Dimana dengan bermacam-macam bunga dan perelangkapan lainnya menghihasi paying untu orang meninggal disertai dengan hasil roncean bunga. Kemudian malamnya di lanjutkan dengan sembahyangan yang harus menyediakan aneka macam buah, makanan dan dupa sebagai syarat dengan dipimpin oleh pemuka agaman Hindu (Wasi).

Karena waktu penguburan masih lama dan menunggu anaknya tiba, maka pertemua anggota dilangsungkan di tempat Bu Dukuh tepat pada pukul 11.30 WIB. Dimana dalam pertemuan tersebut lebih banyak mendiskusikan mengenai perkembangan koperasi dan harapan anggota koperasi terkait Gununggambar sebagai desa wisata. Dari beberapa diskusi diperoleh informasi bahwa terkait desa wisata, semakin kesini semakin tidak ada kejelasan dan itu pembangunannya bertahap untuk masyarakat Gununggambarpun menanggapinya dengan biasa saja. Hanya saja memang ada harapan kedepan, jika jadi menjadi desa wisata. Kemudian terkait dengan pelatihan yang diadakan oleh bendahara, anggota cukup memahaminya tinggal bagaimana mempraktekannya. Sedangkan terkait dengan perkembangan koperasi, anggota berharap ada pemerataan pinjaman antara anggota yang satu dengan anggota yang lain. Masalah tersebut sebenarnya sudah disampaikan hanya saja memang bawaan personal beberapa pengurus yang kurang begitu disukai. Dari beberapa keluhan tersebut, pendamping akan mencoba meluruskan kembali terkait skim kredit yang seharusnya pada rapat pengurus.

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Mitra Usaha Perempuan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s