Pendampingan Koperasi#22

Jum’at, 12 Juli 2013 adalah hari dimana Koperasi Sekar Arum melakukan rapat pengurus bulanan. Dimana dalam rapat tersebut bersamaan dengan pertemuan dasawisma. Semabari menunggu, saya bersama ibu-ibu pengurus dan ibu-ibu dasawisma yang lain sempat berbincang-bincang mengenai kondisi yang sedang hangat-hangatnya terjadi dimasyarakat yaitu “BLSM”. Banya ibu-ibu berpendapat bahwa BLSM salah sasaran dimana ada yang PNS dapat BLSM, kemudian keluarga punya 2 mobil juga dapat BLSM sementara ada yang janda tidak mendapat BLSM. Itu baru satu kasus dan masih banyak kasus yang lain. Selain itu dari BLSM juga memunculkan masalah baru yaitu kecemburuan antar warga dan ibu-ibu selaku ibu dukuh di marahi habis-habisan oleh warga masyarakat khususnya warga masyarakat yang miskin tapi tidak mendapat. Dari Kasus diatas ibu-ibu berpendapat bahwasanya “BLSM” itu hanya untuk menina bobokan masyarakat. Lebih baiknya “BLSM” itu digunakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan atau membangun infrasruktur jalanan. Hal tersebut jauh lebih mendidik dari pada diberikan dalam bentuk uang tunai.

Karena waktu sudah agak terlalu siang dan yang ditunggu-tunggu belum datang juga, maka rapat pengurus koperasi Sekar Arum dimulai tepat pukul 11 siang. Dimana dalam rapat pengurus tersebut hanya diikuti oleh 4 pengurus (Ketua, Bendahara, wakil Bendahara dan Sekretaris) sementara pengelola dan pengawas tidak hadir. Dimana tidak ada kejelasan terkait dengan ketidak hadiran pengurus dalam rapat tersebut. Sehingga sebagai pembuka dalam rapat kedepan untuk segera dilakukan rekomitmen terkait dengan pengawas dan pengelola. Karena jika hal tersebut diterus-teruskan akan menghambat kinerja pengurus yang lain sehingga pastinya berdampak pada operasinal koperasi.

Selanjutnya dari ibu Ketua koperasi (Ibu Murtini) menyampaikan sangat terimakasih karena produk dari desa semin hamper terjual semua dan hanya tinggal 1 yaitu kropak. Harapannya ini akan selalu ada dan beliu bilang siap untuk mendaptakan saran dan masukan. Terkait jumlah anggota alkhamdulilla jumlah anggota di Pra koperasi Sekar arum jumlah anggotanya sudah mencapai 38 anggota. Kemudian terkait permasalahan pengurus dan pengawas nanti prosedurnya sesuai dengan mekanisme koperasi yang telah disepakati diawal. Sementara dari bendahara tidak terdapat masalah yang berarti mungkin hanya sedikit kedisiplinan terkait pembuatan laporan keuangan yang perlu lebih ditingkatkan untuk mengurangi resiko sekecil mungkin.

Dari pendamping memberikan arahan kepada pengurus terkait dengan harga jual produk saat pameran. Dimana harga jangan telalu tinggi , sementara setelah dilakukan survey harga dipasaran jauh lebih murah. Hal tersebut penting agar tidak mematikan pasaran dan nanti akan disampaikan saat pertemuan anggota pada tanggal 22 Juli 2013.

This entry was posted in Catatan Lapangan, Pra Koperasi Sekar Arum and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s