Berbagi Untuk Sesama

Senin, 5 Agustus 2013 adalah hari yang mendekati dengan hari kemenangan bagi umat muslim. Dimana sebelum perayaan hari kemenangan tersebut, biasa umat muslim membersihkan dirinya dengan melakuka zakat fitrah. Tak mau ketinggalan, Koperasi Wanita Karya Perempuan Mandiri dan Koperasi Wanita Mitra Usaha Perempuan juga melakukan hal yang sama yaitu berbagi dengan sesama.

Dalam pelaksanaan pembagian zakat 2 koperasi tersebut tidak hanya menyasar pada anggota yang kurang mampu tetapi juga masyarakat umum. kenapa masyarakat umum bisa tersasar? karena rata-rata anggota sudah mampu dan banyak yang luar anggota yang juga lebih membutuhkan. sedangkan orang-orang yang disasar dalam pemberian zakat tersebut adalah orang tua yang sudah lanjut usia, janda, fakir, miskin dan anak yatim piatu. Adapun untuk KOPWAN_KPM itu terdiri dari 6 lansia, 3 janda dan 1 anak yatim-piatu. sedangkan untuk KOPWAN_MUP itu terdiri dari 8 lansia dan 2 Janda.

Kriteria pemberian zakat tersebut sudah sesuai dengan aturan dalam Islam. Dimana orang yang berhak menerima zakat adalah:

Orang fakir: orang  yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.

  1. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
  2. Pengurus zakat : orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan & membagikan zakat.
  3. Muallaf : orang   yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
  4. Memerdekakan budak : mencakup  juga  untuk  melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.
  5. Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang  bukan ma’siat dan  tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam di bayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya.
  6. Pada jalan Allah (sabilillah): yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufasirin ada yang
  7. berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit, madrasah, masjid, pesantren, ekonomi umat, dll.
  8. Orang yang  sedang dalam perjalanan yang bukan ma’siat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya. Atau juga orang yg menuntut ilmu di tempat yang jauh yang kehabisan bekal

Rasa Senang dan Bahagia

Dengan diberikannya zakat koperasi kepada kaum yang membutuhkan terlihat sebuah pancaran kebahagian dari para orang yang diberi. Dimana mereka sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya dan memberikan doa akan koperasi bisa lebih maju dan berkembang. Sehingga kedepan bisa memeri lebih kepada masayarat yang tidak mampu. hal tersebut seperti yang diuangkapkan oleh para penerima zakat berikut

“……..matur nuwon, mugi-mugi berkah lan barokah. koperasi tambah maju dan ageng….”

“……..matur nuwun, niki saking koperasi?mugi-mugi koperasi tambah maju lan tambah ageng…..”

Sedikit kutipan diatas membuat semangat para pengurus untuk selalu ikhlas dalam bekerja untuk koperasi. Karena dengan semangat itulah mereka merasa bahwa koperasi memiliki makan bagi masyarakat sekitar.

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s