Monitoring Koperasi

Rabu, 28 Agustus 2013 saya melakukan pendampingan dan monitoring keuangan usaha simpan-pinjam di 3 koperasi (Sekar arum, Karya Perempuan Mandiri, Mitra Usaha Perempuan). Awalnya pendamping berencana untuk membantu pengelola usaha dagang Koperasi Wanita Karya Perempuan mandiri dalam pembuatan laporan, hanya saja karena pengelola ternyata hari itu sangat sibuk dan ada aktivitas mendadak yang harus segera diselesaikan maka pembuatan laporan ditunda dan akan dikerjakan pada kamis, 29 Agustus 2013. Kemudian pendamping melanjutkan monitoring keuangan di 3 koperasi.

Koperasi pertama yang di monitoring adalah Koperasi Wanita Karya Perempuan mandiri. Sebelum dilakukan monitoring, beberapa pengurus memberikan informasi bahwa ibuk-ibuk koperasi (Tri Yarsini dan Ibu Emi) dalam mengikuti loba yang diadakan oleh Dinas Kelautan Provisnsi mendapat jura 1 dalam kategori makanan Batita dan mendapat juara 3 dalam kategori makanan kudapan. Dimana dalam lomba tersebut ibuk-ibuk mewakili PKK Desa dan dalam perlombaan mereka di dampingi oleh PKK Desa, kecamatan, dan Dinas Kelautan Kabupaten. Hanya saja ada satu kejadian yang merasa ibu -ibu diremehkan oleh PKK Kecamatan. Dimana sebelum perlombaan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan menghubungi Dinas Kelautan untuk tidak menyertakan daerahnya untuk diajukan mengkuti lomba dan beliu menyatakan bahwa ibu-ibu tidak mampu dan pasti akan memalukan kecamatan. kemudian dari Dinas (Bu Desi) menjawab bahwa ibu-ibu akan dilatih dan ibu Desi yakin bahwa ibu-ibu bisa menang lomba. Dengan kemenangan ibu-ibu dalam lomba semua fungsionaris PKK Desa dan kecamatan serta pemerintahan memberikan ucapan selamat dan sempat menyesal serta tidak percaya. Setelah itu baru pendamping memulai monitoring keuangan koperasi. dari hasil monitoring tidak ada kesalahan apapun pengurus dalam melakukan pembukan, hanya saja ada beberapa hal yang harus segera untuk ditindak lanjuti terkait usaha simpan-pinjam, diantaranya adala;

1. Penyelesaian kredit macet (2 oarang anggota)

2. Pelengkapan administrasi keuangan yang belum ada

3. Sistem penggajian pengelola

4. Pembuatan laporan khusuh penggunaan dana bansos yang diminta oleh Dinas.

Setelah selesai melakukan monitoring di Koperasi Wanita Karya Perempuan mandiri, pendamping melakukan monitoring di 2 koperasi berikutnya. karena waktu sudah agak sore saya sebagai pendamping hanya mengambil laporan keuangan yang telah diselesaikan oleh bendahara dan akan di cek pendamping dikemudian hari berikutnya.

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Karya Perempuan Mandiri, KOPWAN Mitra Usaha Perempuan, Pra Koperasi Sekar Arum and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s