Pendampingan Koperasi #36

Rabu, 2 Oktober 2013 Koperasi Wanita Karya Perempuan membuat laporan keuangan dana bansos. Karena koperasi belum mampu membuat draft form dan mengisinya, maka pendamping dari Yayasan Satu Karsa Karya mencoba untuk membantunya. Dalam kesempatan ini, pendamping sekaligus mengajak pengurus koperasi khususnya bendahara untuk belajar bagaimana mengoperasikan laptob.

Dalam proses pembuatan laporan diselingi dengan beberapa perbincangan terkait dengan kunjungan Dinas Koperasi Kabupaten Gunungkidul dan undangan pelatihan bagi untuk pengawas koperasi. Dimana dari perbincangan diperoleh bahwa komperasi diminta mandiri dan tidak tergantung pada pendamping. Selain hal tersebut koperasi dalam pembelian inventaris tidak diperbolehkan dalam pelaporan penggunaan dana bansos. Sehingga penggunaan bansos hanya untuk dipinjamkan. Sementara Pendapatan dari dana bansos juga tidak diperbolehkan untuk diambil. Mengingat hal tersebut muncul statment dari Dinas bahwa yang hanya berhak mendampingi koperasi adalah Dinas Koperasi.

Untuk undangan pelatihan diperuntukan bagi 2 pengawas koperasi. karena pengawas hanya satu maka peserta yang mengikuti pelatihan diambilkan dari pengelola usaha dagang.

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Karya Perempuan Mandiri and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s