Pendampingan Koperasi#37

Jum’at, 18 Oktober 2013 pendamping melakukan pendampingan rapat pengurus di Koperasi Wanita Mitra Usaha Perempuan, Kampung, Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta. Dalam  rapat pengurus dihadiri oleh 4 orang, yang terdiri dari ketua, bendahara 1 dan 2 pengawas. Sedangkan untuk yang lainnya seperti sekretaris tidak bisa hadir karena merawat anaknya yang baru lahir dan sedangkan bendahara satunya baru mebantu tetangganya yang sedang punya hajat.

Dengan 4 pengurus dan pengawas , rapat pengurus tetap berjalan. adapun agenda dalam rapat pengurus adalah:

1. Pencairan pinjaman lunak.

2. review skim kredit.

3. diskusi usaha kambing.

Pertama terkait dengan pinjaman lunak, pengurus satu persatu membaca surat perjanjian yang diberikan oleh pendamping. Mereka dalam mendalami surat perjanjian tersebut kurang lebih lamanya 15-30 menit. Setelah itu, pengurus mulai mendandatanganni surat perjanjian tersebut dengan total nilai pinjaman adalah senilai Rp 10.000.000,- dan diangsur sebanyak 12 kali.

Kedua terkait dengan skim kredit, pengurus merasa terdapat kesalahan dalam pelaksanaannya sehingga uang yang ada di kas kurang produktif. Dalam rangka memproduktifkan keuangan koperasi, maka disepakati untuk kembali keskim kredit yang sudah ada. Dimana untuk ajuan dan pencairan akan dilaksanakan dalam satu bulan dan selain itu pengurus tidak akan memberikan informasi jumlah uang kas yang ada saat itu juga. Pengurus akan mengumpulkan ajuan terlebih dalu , baru kemudian melakukan penyaringan dan pemberian pinjaman. Apabila terdapat anggota yang belum memperoleh pinjaman maka pengurus akan mengusahakannya.

Ketiga terkait dengan usaha kambing, setelah didiskusikan lebih lanjut terdapat banyak peraturan yang harus di diskusikan terkait dengan bagaimana jika kambing peranakan lam tidak hamil, kemudian bagaimana untuk kambing penggemukan itu jangka waktunya berapa dll. maka dari itu perlu ada aturan yang jelas untuk menginjak ke masalah usaha kambng tersebut. tidak lanjut dari diskusi tersebut adalah bagi anggota yang telah terdaftar untuk melakukan gaduh kambing maka harus diperjelas apakah kambing betina atau pejantan dan apakah peranakan atau penggemukan.

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Mitra Usaha Perempuan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s