Ketika Pelayan Masyarakat Turun…..

Kamis, 19 Desember 2013 koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri” dan koperasi wanita “Mitra Usaha Perempuan” Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta mendapat kunjungan dari Dinas PERINDAGKOP & ESDM bagian koperasi. Adapun tujuan kunjungan dari dinas adalah melakukan pendampingan persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tahun buku 2013 koperasi. Waktu pelaksanaan untuk koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri” adalah pagi hari dan dalam undangan tercantum pukul 08.00 WIB. Sementara untuk waktu pelaksanaan di koperasi wanita “Mitra Usaha Perempuan” adalah siang hari dan di dalam undangan tercantum pukul 13.00 WIB.

Koperasi Wanita “Karya Perempuan Mandiri”

Pagi itu memang cuaca kurang bersahabat, dimana hujan seharian mengguyur wilayah Ngawen dan sekitarnya. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan dari pihak Dinas PERINDAGKOP & ESDM untuk hadir di koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri”. Dimana dinas baru bisa datang dan memberi pengarahan tepat pukul 11.00 WIB atau telat 3 jam dari jadwal yang tertera dalam undangan. Dalam waktu 3 jam menunggu pengurus melakukan koordinasi dengan pengurus yang lain terkait dengan materi yang akan disampaikan ke dinas. Selain itu pengurus juga selalu melakukan komunikasi dengan pengurus lain yang belum hadir. Hasil koordinasi, pengurus memutuskan bahwa apa yang ditanyakan oleh dinas maka akan dijawab dan diikuti oleh pertayaan dari pengurus ke pada dinas khususnya terkait dengan UU No 17 tahun 2012.

Diawal kedatangan Dinas PERINDAGKOP & ESDM di koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri” desa Watusigar, pihaknya menyampaikan minta maaf atas keterlambatan, dimana alasan keterlabatan karena kondisi hujan dan pihaknya baru melakukan koordinasi dengan kepala dinas. Dalam kunjungannya di koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri”, pihak dinas diwakili oleh Bpk Sigit (Kasi Sub bagian keorganisasian). Dalam proses pendampingan, kondisi sangatlah santai dan mengalir tanpa ada ketegangan sedikitpun. Hal tersebut dikarenakan Bpk Sigit yang kooperatif, bersahaja dan bahasa yang digunakan tidak terlalu formal.

Secara umum pihak Dinas PERINDAGKOP & ESDM menilai bahwa koperasi mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Dimana kondisi tersebut dapat dilihat dari jumlah kekayaan yang sudah diatas 100 juta dimana kekayaan tersebut diperoleh dari kinerja pengurus yang mampu membangun komunikasi secara baik dengan Dinas. Selain itu, kondisi tersebut diiringi dengan jumlah anggota koperasi yang meningkat cukup signifikan yaitu 60,09% atau meningkat 38 anggota pada tahun 2013. Kemudian secara khusus Dinas koperasi mengingatkan terkait dengan pergantian pengurus dan penyesuaian UU No 17 tahun 2012. Dimana koperasi harus memilih salah satu dari jenis usaha yang akan dijalankan.

Koperasi Wanita “Mitra Usaha Perempuan”

Kurang lebih 2 jam pihak Dinas PERINDAGKOP & ESDM di koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri” melakukan pendampingan persiapan RAT, tepat pukul 13.00 WIB dinas  PERINDAGKOP melanjutkan pendampingannya di koperasi wanita “Mitra Usaha Perempuan” dengan agenda yang sama. Dengan penuh semangat dan keceriaan wajah para pengurus koperasi menyambut perwakilan dari Dinas PERINDAGKOP &ESDM yaitu bpk Sigit. Sudah dikenalnya bpk Sigit sebagai pribadi yang sederhana dan bersahaja membuat para pengurus lebih santai dan mudah dalam komunikasi.

Proses pendampingan yang dilakukan oleh dinas tidak jauh beda dengan pendampingan di koperasi wanita “Karya Perempuan Mandiri”. Yang menjadikan sedikit berbeda adalah motivasi yang diberikan, dimana kondisi koperasi wanita “Mitra Usaha Perempuan” yang perkembangannya dirasa cukup lambat, pihak dinas mencoba mendorong dan memotivasi pengurus kedepan agar lebih giat dalam melakukan sosialisasi-sosialisasi ke dusun-dusun dan desa-desa yang lain. Selain itu dari dinas memberikan informasi bahwa pada tahun 2013 koperasi wanita “Mitra Usaha Perempuan”  telah diajukan untuk mendapatkan Bansos senilai 70 juta dan pinjaman lunak dari APBD provinsi dengan bunga 3% per tahun. Apabila disetujui, dana tersebut akan dicairkan pada tahun 2014. Sehingga harapannya, kondisi tersebut mampu memotivasi pengurus dan anggota koperasi untuk memajukan dan mengembangkan koperasi untuk kemanfaatanya bisa dirasakan oleh semua elem masyarakat khususnya perempuan.

Kemudian terkait dengan beberapa pertanyaan dari pengurus yaitu terkait dengan NPWP koperasi dan UU No 17 tahun 2012, Dinas koperasi menyarankan sebelum koperasi memperoleh dana hibah atau bantuan untuk pengurusan NPWP ditangguhkan terlebih dahulu. Sedangkan untuk UU No 17 tahun 2012, koperasi harus memilih satu jenis usaha dan koperasi diberi waktu sampai pada bulan Oktober 2015.

Surakarta, 30 Desember 2013

Yuliana

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ketika Pelayan Masyarakat Turun…..

  1. womenwindow says:

    Dear Yuliana, aku bisa diinfokan beberapa hal kah?
    a. info kuantitatif
    – Berapa jumlah pengurus baik di KPM dan MUP yang hadir (berapa % dari pengurus)

    b. info subtantif:
    – Materi apa yang disiapkan oleh pengurus KPM dan atau MUP?
    – Hasil review dengan Dinas Diperindagkoptam apakah ada tindak lanjut yang menjadi
    komitmen pengurus? (terkait pergantian pengurus dan UU 17 Tahun 2012
    – Secara teknis Dinas Perindagkoptam bagaimana memfasilitasi/mendampingi persiapan RAT,
    apakah ada pembahasan mengenai pertumbuhan kekayaan koperasi, usaha koperasi, dsb?

    • yskksolo says:

      a. Jumlah pengurus yang hadir dimasing2 100%
      b. Materi yang disiapkan adalah berdasarkan rapat terakhir persiapan RAT yang tercatata dalam buku notulensi yang meliputi pelasanaan program kerja, pelaksanaan RAPB, kondisi usaha dan kondisi kepengurusan serta peningkatan kapasitas pengurus selama tahun 2013 yang diikuti.
      c. pengurus akan membuat nomer badan hukum koperasi dengan satu pilihan usaha simpan-pinjam terlebih dahulu dan itu akan dilaksanakan pada tahun 2015.
      d. tidak ada pembahasan khusus terkait dengan pertumbuhan kekayaan, yang dinilai adalah tidak ada kredit macet dan koperasi mampu meningkatkan jumlah anggota dan modal koperasi.
      e. metode hanya tanya jawab….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s