Sepenggal cerita dari jalan-jalan kemaren….

Pagi itu, Jum’at 10 Januari 2014 aku mulai langkahkan kakiku lagi di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Tempat yang penjadi tujuan pertama saya adalah di Kantor Kecamatan Ngawen untuk melakukan koordinasi dengan Camata Ngawen, kemudian ke Watusigar dengan tujuan untuk melakukan beberapa revisi mengenai laporan RAT dan memberikan form pembukuan tahun 2014, Selanjutnya ke Semin untuk koordinasi dengan pengurus koperasi terkait dengan persiapan RAT dan yang terakhir di Kantor Kecamatan Semin. Perjalanan cukup melelahkan, baik dari jarak tempuh yang saya lalui maupun substansi yang akan saya capai. Secara substansi selain saya harus banyak mendengar, saya juga harus mencoba menggali lebih dalam atas informasi yang saya butuhkan.

Kantor Kecamatan Ngawen

Dikantor kecamatan Ngawen saya ketemu dengan Sekretaris Camata (Bpk John), sedangkan untuk Bpk Camat tidak ada dikantor karena sedang ada urusan keluarga. Kemudian saya menginformasikan kepada beliu terkait tujuan saya ke kantor kecamatan yaitu melakukan kaji kebutuhan mengenai kondisi pasar di Kecamatan Ngawen.

Hasil diskusi, desa yang tidak mempunyai pasar adalah Desa Tancep dan Jurangjero. Sementara desa lain, sudah mempunyai pasar meskipun kecil. hanya saja untuk Jurang jero sudah dekat dengan pusat pasar yang ada di Kecamatan. Beji memang sudah ada pasar tapi pasarnya masih kecil dan letaknya kurang bisa dijangkau oleh masyarakat yang berada disebelah barat.

Kesimpulannya, kecamatan merekomenadasikan kepada YSKK dalam melakukan need assesment di wilayah desa Beji dan desa Tancep.

Koordinasi dengan Pengurus Kopwan Karya Perempuan Mandiri

Dalam koordinasi, saya ketemu dengan ketua, bendahara dan sekretaris koperasi. hasil koordinasi adalah sebagai berikut:

  1. Sekretaris akan segera menindaklanjuti untuk pelengkapan buku administrasi dan mengirim laporan ke dinas koperasi.
  2. Bendahara koperasi akan segera membuat buku pembukuuan tahun 2014
  3. Ketua koperasi akan memastikan semua kepengurusan berjalan.

Koordinasi dengan Pra Koperasi Sekar Arum

  1. adanya data jumlah pinjaman.
  2. adanya data jumlah simpanan.
  3. adanya data sisa piutang.

Koordinasi Dengan Camat Ngawen

Dalam koordinasi, pendamping bertemu dengan Sekcam (Bpk Agung) dan Kasi PMD (Bpk Ngatno). Adapun hasil koordinasi, kecamatan semin merekomendasikan wilayah yang bisa dilakukan Need Assessment terkait dengan pasar adalah sebagai berikut:

  1.  Kalialangan karena letaknya strategis tapi pasarnya belum permanen
  2. Pucung malang karena letaknya yang jauh dari akses pasar. dimana jika mau kepusat pasar harus naik ojek dengan ongkos sekitar 20 ribu. dan di wilayah tersebut telah ada pasar tumpah yang beroperasi setiap hari pasaran yaitu “Paing”

Demikian sepenggal cerita dari Gunungkidul

Surakarta, 13 Januari 2014

Yuliana

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Karya Perempuan Mandiri and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Sepenggal cerita dari jalan-jalan kemaren….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s