Kedatangan tamu dari Jepang…

Kamis, 20 Februari 2014 Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) mendapat kunjungan dari perwakilan kedutaan Jepang. Salah satu tujuan kunjungannya adalah mengetahui sejauhmana program ekonomi kerakyatan YSKK di kembangkan. Pagi itu sebelum melakukan kunjungan lapangan, perwakilan dari kedutaan Jepang ( Ibu Kaori) mengunjungi kantor kami. Kemudian saya sebagai salah satu penanggungjawab lapangan di program ekonomi kerakyatan tidak bisa menyambut kedatanganny di kantor. Hal tersebut dikarenakan, saya harus memastikan sejauhmana kesiapan ibu-ibu.

Tepat pukul 09.00 WIB saya sampai di koperasi “Karya Perempuan Mandiri”. Kemudian saya lakukan koordinasi dan pengecekan semua hal (baik administrasi maupun produk usaha dagang). Dimana hasil pengechekan, secara administrasi sudah baik dan rapi sedangkan untuk produk usaha dagang masih terdapat beberapa produk yang belum di kemas. Karena waktu masih cukup lama, maka pengurus saya minta untuk mempersiapkan semuanya dengan baik. Kemudian saya melanjutkan perjalanan ke koperasi “Sekar Arum” untuk memastikan persiapan disana. Karena di koperasi “Sekar Arum “ juga akan dikunjungi.

Awal yang kami lakukan bersama dengan pengurus koperasi “Sekar Arum” adalah pembuatan laporan keuangan koperasi per akhir Januari 2014. Lumayan cukup menguras tenaga disini, karena pengurus harus melakukan penyesuaian neraca awal per awal Januari dan baru membuat laporan keuangan per akhir Januari 2014. Tapi tepat pukul 12.00 WIB semua bisa diselesaikan dengan baik tanpa terdapat kesalah. Kemudian saya bersama bendahara koperasi melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang akan di kunjungi ibu Kaori yaitu di rumah Ibu Karyati. Dirumah ibu Karyati sejenak saya mengajak pengurus untuk mendiskusikan terkait dengan beberapa hal untuk meningkatkan kekayaan koperasi. Sehingga koperasi mampu memenuhi kebutuhan anggota. Diantaranya adalah: melakukan pengajuan pinjaman ke pihak ke-3, menambah simpanan wajib. Kemudian selain itu, pengurus juga mendiskusikan terkait tindak lanjut pelatihan. Hanya saja untuk pelatihan, pengurus sudah melakukannya sendiri dan mera kelupaan untuk menginformasikan kepada pendamping.

Tidak lama kemudian, datanglah tamu yang ditunggu-tunggu yaitu ibu Kaori bersama dengan temannya serta tim YSKK. Beliu langsung melihat-lihat produk yang ditampilkan oleh ibu-ibu yang berupa makanan maupun kerajianan. Dimana produk yang menarik bagi beliu adalah “Gatot”. Kemudian beliu bertanya-tanya tentang koperasi baik khususnya terkait dengan usaha anggota dan bagaimana koperasi mengembangankan usaha tersebut. Dengan cukup lugas dan tegas ibu-ibu menjawabnya dan itu murni dari mereka tanpa intervensi dari pihak manapun. Kurang lebih 1 jam bincang-bincang dilakukan. Kemudian acara lanjut ke Koperasi “Karya Perempuan Mandiri”.

Di Koperasi “Karya Perempuan Mandiri”, kedatangan ibu Kaori disambut dengan suguhan susu kedelai buatan anggota, dan makanan khas buatan sendiri dengan bahan baku lokal. Rasa-rasanya sangat puas dengan suguhan yang disajikan. Kemudian banyak hal yang ditanyakan oleh ibu Kaori terkait dengan perkembangan koperasi yang dirasa cukup pesat baik dari usaha simpan-pinjam maupun usaha dagang. Setealah bincang-bincang cukup lama, ibu Kaori diajak untuk melihat produk-produk yang dimiliki oleh koperasi.  Dan tepat pukul 17.00 WIB ibu Kaori dan teman-teman beranjak dari Desa Watusigar dan menuju Solo kembali.

Surakarta, 20 Februari 2014

Yuliana

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s