Ditengah Menjamurnya Toko Modern…

WP_20140217_019Jalan-jalanku kemarin, (25/02/2014), di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Menuju Gunungkidul, banyak pilihan jalur yang bisa kita lalui, jika kita berangkat dari wilayah utara, misal saja dari wilayah Solo, adapun pilihan jalur yang bisa dilalui:

  1. Jalur timur, dari Solo menuju Kabupaten Sukoharjo, kemudian melalui Kecamatan Tawangsari, dan Kecamatan Weru, kemudian keselatan sedikit sudah masuk di Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul.
  2. Jalur Tengah, dari Solo menuju Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, selanjutnya kita harus melalui Kecamatan Karangdowo  dan Kecamata Cawas Kabupaten Klaten, dan keselatan sedikit dengan sedikit tanjakan,kita sudah masuk Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul.
  3. Jalur Barat, dari Solo kita menuju arah barat Kecamatan Kartasura, kemudian kita harus melewati Kecamatan Pedan dan Kecamatan Cawa Kabupaten Klaten, kemudian keselatan sedikit, bisa lewat Desa Jurangjero atau Sambirejo, kita sudah masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul.
  4. pilihan keempat, kita bisa melalui jalan Solo-Jogja. Dimana sesampainya Pasar Prambanan, kita ambil kiri yang sudah ada petunjuk arahnya, maka kita akan masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Perjalanan kemarin, saya lewat jalur barat (Kartasura-Pedan-Cawas-Gunungkidul). Sepanjang jalan kutemui banyak pasar tradisional yang masih ramai dipenuhi oleh para penjual dan pembelinya. Sampai-sampai penjual dan pembeli membanjiri jalanan disekitar pasar.

Pengunjung pasar yang tiba-tiba melintas, menjadikan pengguna jalan kaget dan secara spontan harus memberhentikan kendaraannya. Harus antri, sabar dan berhati-hat, itulah yang harus kita lakukai. Jika tidak, maka kita akan menabrak orang yang melintas atau berjalan di sekitar pasar.

Pasar Tradisional

Pikirku, sepanjang jalan, ketika saya melihat pasar-pasar tradisonal yang ramai pengunjung, sudah pasti perekonomian di wilayah tersebut maju dan berkembang.

Kita masih bisa melakukan transaksi tawar-menawar antara pembeli dan penjual. Dimana aktivitas seperti itu, jarang bisa kita temui di wilayah perkotaan yang sudah dipenuhi oleh mall.

Sesampainya di Gunungkidul, saya masih menemui pasar tradisional yang ramai dengan para pengunjungnya. Tapi sayang, untuk pasar di Kecamatan Ngawen, Gunungkidul ini,pukul 10 atau 11 pagi pasarnya sudah tidak ada. Itupun ada hanya lima hari sekali, yaitu setiap hari pasaran “Legi”

Sepinya Toko Modern

Tidak lepas dari pandanganku, disisi selatan pasar di Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, saya menemukan toko modern yang namanya sudah dikenal. Jika diwilayah perkotaan, pasti toko tersebut ramai pengunjungnya, tapi kali ini kebalikan. Ternyata, toko modern yang ada di wilayah tersebut, sangat sepi.

Bukan tanpa alasan toko tersebut sepi. Menurut penuturan salah satu warga sekitar Retno (32), “Mbk, toko itu sepi pengunjungnya, karena harga yang dijual disana jauh lebih mahal dari pada di toko biasa”.

Dari penuturan tersebut, dapat dilihat bahwa sekecil apapun perbedaan nilai rupiah antara toko modern dengan toko biasa akan mempengaruhi masyarakat dalam menentukan toko mana yang akan dipilih.

Kepedulian

Sudah seharusnya masyarakat peduli dengan kaum pedagang pasar, kaum pedagang eceran maupun para pengusaha mikro.

Dengan menumbuhkan rasa kepedulain antar sesama masyarakat khususnya bagi para pedagang kecil maka sedikit atau banyak kita telah ikut andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepedulian dimulai dari yang kecil, dari yang sederhana. Dimana hal tersebut bisa kita temukan di kehidupan sehari-hari dan berada disekeliling kita.

 

Surakarta, 25 Februarai 2014

 

Yuliana

 

 

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s