Tidak Sekedar Rapat

WP_20140415_003Setiap hari, setiap minggu dan setiap bulannya kondisi koperasi selalu mengalami perekembangan . Dimana perkembangan tersebut terkadang baik atau kurang baik. Kondisi tersebut adalah hal yang lumrah, karena semakin besar koperasi maka semakin kompleks pula permasalahan yang akan dihadapi.

Tidak semua koperasi menyadari dan kemudian siap untuk menghadapi kondisi tersebut. Koperasi wanita Karya Perempuan Mandiri saat ini pada posisi tersebut. Hal tersebut bagus, karena pengurus menyadari dan tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka dan apa yang harus mereka lakukan.

Selasa (15/04/2014), Koperasi wanita Karya Perempuan Mandiri dalam rapat pengurus terdapat banyak informasi yang harus segera untuk ditindaklanjuti.

Rapat yang dihadiri oleh 7 pengurus (77,77%) tersebut berjalan cukup dinamis karena semua pengurus memberikan informasi sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing. Sehingga dalam rapat koperasi diperoleh informasi dan beberapa strategi koperasi kedepan, diantaranya adalah:

Informasi Umum

  1. Pengurus dan anggota koperasi memperoleh pelatihan dari Dinas PERINDAGKOP & ESDM Kabupaten Gunungkidul.

Hasil pelatihan koperasi dapat berjejaring dengan beberapa pengusaha yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, koperasi diminta untuk meng-update No. PIRT produk usaha dagang koperasi. Terdapat informasi pula Dinas PERINDAGKOP & ESDM akan mengadakan pelatihan computer untuk pengurus koperasi dan terkait laporan RAT, terdapat wacana untuk diselaraskan.

  1. Koperasi dilibatkan dalam sosialisasi mengenai akses modal oleh Dinas PERINDAGKOP & ESDM

Informasi akses modal tidak jauh berbeda dengan infirmasi yang sebelumnya diperoleh. Sosialisasi dari Bank Daerah Gunungkidul untuk koperasi bisa mengakses modal. Dari sosialisasi tersebut peserta dirasa kurang berminat karena jumlah bunga yang sangat tinggi dan potongan administrasi yang cukup tinggi.

  1. Persaingan lembaga keuangan di wilayah kerja.

Banyak informasi koperasi melebihi rentenir dan harapannya terdapat penurunan bunga dan dende keterlambatan. Kondisi tersebut dirasakan oleh beberapa anggota yang meminjam di koperasi dan melihat lembaga keuangan lain yang pelayanannya sangat mudah dan bunganya tidak terlalu tinggi.

  1. Tindak lanjut ToT

Hasil ToT pengurus telah melakukan tindak lanjut untuk mencari jadwa sosialisi. Diantanya adalah:

Bulan

Tanggal Dusun

Penanggungjawab

April 20 Ngampon Tim I
  26 Munggur Tim II
  28 Cikal Tim III
Mei 5 Tapansari Tim I
  12 Kepek Tim II
  15 Ngimbang Tim III
  7 Sabrang Tim I
Juni 7 Sambirejo Tim II
  10 Watusigar Tim III
  15 Buyutan Tim I

Keterangan:

Tim I      : Bu Emi, Jumikem, Yatmini

Tim II     : Bu Tri Yarsini, Tarmiyati, Sunarwi

Tim III    : Bu Mujini, Sumarni, Sri Biyanti

  1. Kredit macet

Pada bulan April terdapat kredit macet senilai Rp 850.000,-. Kondisi tersebut dikarenakan beberapa anggota terdapat permasalahan keluarga dan beberapa anggota memang karakternya kurang disiplin

  1. Adanya penurunan kerugian usaha dagang koperasi.

Penurunan kerugian koperasi tersebut terlihat dimana jika pada bulan Februari kerugian koperasi senilai Rp 263.000,-, maka pada bulan Maret kerugian menurun dan tinggal Rp. 108.250,-. Penurunan terjadi karena, terdapat pemasukan dari luar (Toko).

Strategi & Kebijakan

Berdasarkan informasi pengurus mengambil beberapa strategi dan kebijakan, diantaranya adalah:

  1. Terkait kredit macet, terdapat kebijakan jika pengurus mampu menagih nasabah yang macet dalam mengangsur maka 25% dari bunga tagihan akan diberikan kepada penagih. Meskipun demikian dalam proses penagihan harus manusiawi. Dimana penagih harus sopan, menelurusi penyebab keterlambatan penagihan, kemudian memberikan pengerian, solusi, selanjutnya baru memberikan rincian utang, dan penegasan kapan akan mengembalikan.
  2. Bunga pinjaman diturunkan menjadi 1,5%
  3. Denda 1% dari bunga pinjaman/ hari
  4. Bunga pinjaman cepat 3% per bulan.
  5. Usaha dagang akan meningkatkan relasi di bulan April bertambah 2.

Dari beberapa kebijakan tersebut, pengurus berharap koperasi akan lebih ramah pada masyarakat khususnya perempuan.

 

Surakarta, 17 April 2014

Yuliana Paramayana

This entry was posted in Catatan Lapangan, KOPWAN Karya Perempuan Mandiri and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s