Perempuan: Usaha yang tidak sia-sia….

Mengingat 1,5 tahun yang lalu, saya bersama dengan teman-teman pengurus koperasi MUP (Mitra Usaha Perempuan) Desa Kampung, Ngawen Gunungkidul, mencoba berusaha untuk membuat proposal.

Proposal tersebut kami tujukan kepada Dinas Perindagkop & ESDM bagian perindustrian Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Isi proposal tersebut mengenai pengajuan bantuan peralatan untuk menunjang usaha anggota koperasi.

Dimana selama ini anggota dalam menjalankan usahanya masih menggunakan peralatan yang manual dan tradisional.

Oleh sebab itu pendamping (Yuli/27) bersama teman-teman pengurus koperasi berinisiatif untuk membuat proposal.

Pengurus sempat merasa pesimis, apakah iya, nanti proposalnya disetujui dan direalisasikan?

Guna memastikan proposal yg dibuat dan diajukan, setiap saya maupun pengurus berkunjung ke dinas selalu menanyakan, sejauh mana proposal diproses.

Karena sesekali kami mencoba menanyakan ternyata proposal tidak ada bersama dengan proposal lainnya. Akhirinya harus dicari dan dipastikan harus ketemu.

Usaha tidak berhenti di itu saja, tapi sampai pada pengecekan di buku agenda perencanaan dinas. Sehingga benar-benar proposal tersebut masuk dalam perencanaan program dan anggaran.

Meskipun harus berkali-kali menanyakan, akhirnya usahapun tidak sia-sia. Dimana pada akhir Agustus 2014 koperasi telah mendapatkan bantuan peralatan untuk usaha. Peralatan tersebut berupa 1 alat packing dengan skala besar dan 2 timbangan usaha.

Selain itu pengurus juga mendapatkan pelatihan lima hari. Yang mana pelatihan tersebut salah satu msterinya adalah tentang pengoperasisasian alat tersebut.

Guna memastikan peralatan itu digunakan dan bermanfaat, Dinas Perindagkop & ESDM khususnya bagian perindustrian akan melakukan pendampingan.

Sambutan koperasi

Mendengar kabar tersebut pengurus beserta anggota sangat senang sekali. Hal tersebut seperti yang diungkap oleh ketua koperasi Mitra Usaha Perempuan berikut ini;

“Saya tidak nyangka akan dapat dan kami senang akhirnya proposal kami disetujui dan direalisasikan”(Retno DN/28)

Semangat baru

Melalui proses yang begitu lama dan cukup melelahkan menunggu, serta hampir putus asa, akhirnya semua rasa itu hilang seketika.

Rasa-rasanya semangat untuk berkarya dengan penuh harapan kembali lagi. Selain itu pandangan masyarakat terhadap kinerja pemerintah sudah mulai baik. Karena apa yang menjadi harapan terkabul juga.

Begitu pula saya sebagai pendamping, rasa-rasanya tidak sia-sia dengan usaha itu. Sehingga pada akhirnya itu menjadi spirit baru untuk mendampingi dan berusaha

 

Surakarta, 3 September 2014

Yuliana Paramayana

 

via WordPress for Phone http://goo.gl/j6Fzhf

This entry was posted in kesuksesan program and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s