Rumah Singgah Serba Apa Adanya

Seminggu yang lalu (27/01/2015), saya bersama dengan teman-teman  melakukan kunjungan di sebuah kontrakan di wilayah Oesapa, Kota Kupang. Kunjungan kami dalam rangka untuk bertemu dengan Bapak Kepala Desa Hueknutu (Eliapin Oematan).

Kenapa tidak di kantor balai desa atau dirumahnya saja? Ya, karena istri dari bapak kepala desa sedang sakit, sementara untuk pemeriksaan dan penyembuhan hanya bisa dilakukan di rumah sakit, yang itu adanya hanya di kota.

Kebetulan istri bapak kepala desa kesehatannya sudah membaik dan beliu singgah sementara dirumah saudara, maka kami mencoba menemuinya. Karena memang jauh kalau harus bolak-balik Takari-Kota Kupang.

Hujan rintik-rintikpun mengiringi perjalanan kami, suasana jalan agak licin, becek dan banyak genangan air, sehingga kami harus hati-hati dalam berjalan. Setibanya di rumah kontrakan saudara bapak kepala desa, pandangan saya langsung mengarah pada anak-anak yang sedang bermain dan berlalu lalang antar rumah yang satu dengan yang lain. Selain itu kondisi lingkungan kontrakan juga tak luput dari pandangan.

IMG_1103Terlihat banyak pakaian yang bergelantung di tempat jemuran depan kamar-kamar mereka, barang-barang tidak tertata dengan baik, dan semua terlihat kumuh. Sesekali ketika saya mengambil photo, anak-anakpun ada yang malu-malu, kemudian langsung masuk ke kamar, tapi adda juga yang senang dan percaya diri, bahkan sampai berphose aneh-aneh layaknya model kecil.

Tek lepas dari rekaman telingaku, hasil bincang-bincang dengan kepala desa Hueknutupun tercatat dengan baik. Pada dasarnya saat ini pemerintah desa memang belum ada perhatian khusus dengan para perempuan pengrajin tenun. Apabila ada pemerintah kabupaten, propinsi bahkan pusat  atau LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang membantu perempuan pengrajin tenun, pemerintah desaa akan menyambut dengan senang hati dan sangat berterimakasih.

Sebelum beranjak dari tempat duduk, sejenak pandanganku teralih pada seorang anak IMG_1110dan ibu yang sedang mengambil meja dan kursi, mereka menatanya dengan rapi. Kemudian saya mencoba mendekatinya dan bertanya,”Mau ada acara apa mama?”. Mama yang saya tanyapun menjawab, “Ini kita mau ada ibadah sore.”

Mungkin kalau dalam agama saya (Islam), kegiatan itu namanya adalah kajian rutin mengenai tafsir isi yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Tidak lama kemudian saya bersama dengan teman-teman beranjak dari kontrakan yang dihuni oleh beberapa keluarga tersebut, tidak enak kalau lama-lama, karena tempat mereka akan untuk ibadah.

Selalu terlintas dalam pikiranku dan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti,”apakah mereka hidup dalam serba kekurangan atau tidak dengan kondisi seperti itu?” Pastinya kalau dari sudut pandang saya, dengan tidak adanya fasilitas MCK yang memadai, tempat berkumpul yang cukup, tempat bermain bagi anak-anak yang kondusif maka bisa dipastikan mereka hidup dalam rumah singgah yang serba apa adanya.

Bagaimana dengan pemerintah?

Rasa-rasanya pemerintah jarang menyentuh penduduk-penduduk yang tinggal di sebuah kontrakan yang padat dan jauh dari fasilitas yang memadai tersebut. Mungkin karena anggarannya yang belum ada kali ya…? atau mungkin karena selama ini proses pendataan ada yang salah? Atau memang pembangunan masih di fokuskan di Pulau Jawa? Atau apa?

Hanya pemerintahlah yang bisa menjawab semua ini dan jika saya yang menjawab, pastinya saya akan menjawab, “ya…memang belum ada pemerataan pembangunan khusunya di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, Pantas jika Timor-Timor lepas dari NKRI.” Karena memang sudah saatnya semua elemen khususnya pemerintah lebih memprioritaskan pembangunannya di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Kupang, 3 Februari 2015

Yuliana Paramayana

This entry was posted in Catatan Lapangan and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s